Apa Alasan Wanita Memilih kuret

alasan wanita

 

Seorang wanita yang memilih untuk kuret pasti memiliki banyak alasan. Salah satunya adalah karena dia belum siap untuk melahirkan dan menjadi orangtua. Mungkin wanita tersebut tidak mendapat dukungan dari keluarga atau karena terjadi diluar nikah sehingga kehamilan tidak diinginkan. Menjadi seorang ibu dia harus keluar dari sekolah atau perkuliahan bahkan ada yang harus berhenti dari pekerjaannya.

 

Beban kehamilan lebih besar dihadapi oleh wanita daripada pria. Seorang pria akan mudah mengatakan bahwa dia belum mau untuk berkeluarga. Bahkan ada yang pergi begitu saja dan tidak peduli dengan kehamilan wanitanya. Bagi wanita tidak bisa dengan mengatakan saya tidak mau dengan kehamilan ini tapi dia harus mengikuti prosedur untuk menggugurkan kandungan di klinik kuret.

 

Itulah kenyataan yang terjadi pada pasangan yang belum menikah atau pasangan yang belum menginginkan kehamilan. Seorang wanita pasti ingin punya anak dari kehamilan yang dia rencanakan. Dia tidak akan mau memiliki anak karena hasil kesalahan karena akan mengalami rasa bersalah kepada anak tersebut selama hidupnya. Dalam kondisi seperti ini seorang wanita harus memiliki kekuatan bathin untuk melakukan kuret.

 

Bagi wanita yang sudah memiliki banyak anak memilih untuk melakukan kuret sering terjadi karena kegagalan KB. Kehamilan bukan hanya sekedar persalinan tapi lebih kepada tanggung jawab untuk merawat anak mulai dari bayi sampai mereka dewasa. Hal inilah yang menjadi pertimbangan buat mereka disamping kebutuhan biaya selama hidupnya.

Di satu sisi proses kuret dilarang dan tidak diterima tapi disisi lain proses kuret seperti pada wanita yang gagal KB memang sangat diperlukan. Disinilah sering terjadi perdebatan tentang tanggapan masyarakat terhadap klinik kuret.

 

Proses kuret sering dilakukan karena kondisi kehamilan bisa mengancam nyawa terhadap wanita karena adanya indikasi penyakit berat yang dideritanya. Biasanya dalam kasus ini dokter kandungan akan menyarankan untuk melakukan kuret terhadap si ibu. Karena semakin besar kehamilan akan semakin berbahaya kepada si ibu. Dalam kasus lain dokter sering menyarankan karena kehamilannya terganggu seperti janin tidak berkembang, adanya mola atau adanya virus.

 

Menurut data WHO pada tahun 2015 ada sebanyak 40-50 juta kasus kuret di dunia. Jadi bagamana mengatasinya? Apakah kita harus melarang pria dan wanita melakukan hubungan seks? Kehamilan masih saja terjadi walaupun program KB telah dijalankan sejak dari zaman dulu. Untuk itu haruslah diberikan penjelasan tentang seks secara detail dengan resikonya sejak dini.

 

Di Indonesia sangat banyak terjadi kasus kuret pada usia muda. Hal ini terjadi karena kurangnya pengawasan oleh orangtua atau minimnya pendidikan tentang seks. Bisa dibuktikan dengan banyaknya pasien yang telah ditangani di klinik raden saleh.

 

Klinik raden saleh adalah klinik kuret jakarta yang menyediakan fasilitas untuk proses kuret dengan metode vakum aspirasi. Di klinik kuret ini dokter kandungan berperan untuk memberikan pelayanan mulai dari konsultasi, pemeriksaan, menentukan biaya kuret dan melakukan prosedur kuret. Jangan ragu untuk menghubungi nomor telepon klinik raden saleh untuk konsultasi.

 

Sumber: https://klinikradensaleh.com/apa-alasan-wanita-memilih-kuret/